What's Your Purpose?
Tuesday, 29 July 2008 10:31    PDF Print E-mail

Apa sih tujuan kamu? Pertanyaan sederhana ini, mungkin sebagian orang menganggap sepele, tetapi pertanyaan ini amatlah mendasar.

 

Boleh aja kamu iseng-iseng bertanya ke temen-temen kamu selagi pada nongkrong di mall-mall atau di jalan-jalan. Dari mana sih kamu? Jawabannya mungkiin beda-beda. Ada yang jawab, "O, saya abis dari sekolah", "Saya dari rumah", "saya dari rumah temen". Begitu juga berbeda-beda menjawab pertanyaan, Mo ngapain kamu di sini. Mungkin ada yang ngejawab, "Saya mo ngeceng", "Mau belanja baju baru", "Iseng aja, mo maen", dan jawaban lainnya.

 

Ada satu lagi pertanyaan yang coba kamu tanyakan, Abis dari sini kamu mo ke mana? Untuk jawaban pertanyaan ini juga bisa beda-beda. "Saya mo ke temen dulu", "Langsung pulan ke rumah", "Ke mall lainnya".

 

Pertanyaan jangan berhenti di sana. Coba kamu tanya terkait soal kehidupan. Dari mana kamu asalnya? Hidup di sini mau ngapain? Setelah hidup mau ke mana? Tak sedikit ketika dilontarkan pertanyaan ini, tertegun dulu... Beberapa ada wajah kebingungan untuk menjawab pertanyaan ini.

 

Ya, sobat. Sekali lagi pertanyaan-pertanyaan tadi amatlah sederhana, tetapi sangat mendasar. Kalo kamu nggak mampu menjawab dengan benar dan penuh kesadaran, maka pasti kehidupan kamu pun tak akan jelas arah dan tujuannya. 

 

Coba kamu liat handphone yang ada di tangan kamu itu. Hape kamu tuh dari mana sih asalnya? Apa ujug-ujug 'tuwew, tuwew... blegeudeug..", ujug-ujug ada dengan sendirinya? Tentu saja tidak. Hape yang kamu miliki itu, abis beli dari toko. Dari tokonya, diambil dari pabrik, ada yang bikin di sana. Siapa yang bikin hape? Ya tentu saja orang yang ngebikin hape. 

 

Hape dibikin sama orang pasti punya tujuan, iya kan. Kira-kira siapa yang paling tahu tujuan dibuatnya hape? Apa tukang beca atau ma lampir? Ya nggak lah... yang paling tahu tujuan dibikinnya hape tentu saja tukang bikin hape. So, kalo kamu pengen tahu buat apa hape itu dibuat, maka kepada siapa kamu layak bertanya. Tentu saja jangan bertanya ke tukang sapu atau ke si bibi pembuat sorabi. Mau tak mau kita tanya ke orang yang ngebikin hape tersebut. Kata yang bikin hape, "ini hape dibuat untuk nelpon ama sms". Mungkin itu kira-kira jawaban sederhananya. 

 

Nah, sama dalam kehidupan manusia juga. Kita, kami, kamu, aku ada di sini nggak begitu saja kan. Manusia dilahirkan dari perut ibu. Secara biologisnya, hasil dari pertemuan sel telur dengan sel sperma yang kemudian jadi zigot, dan akhirnya jadilah kita, manusia. Pertanyaannya, apa ibu atau bapak kita yang bikin kita? Kalaulah benar yang membuat kita itu bapak ama ibu, tentu saja kedua orang tua kita akan membuat anaknya yang cakep bin ganteng seganteng David Beckahm, atau yang cantik secantik bintang iklan. Wuih.... ternyata ayah dan ibu kamu gak bisa pesen begitu kan. 

 

So, siapa yang telah membuat kita ini. Di sinilah ada rahasia kehidupan. Hadirnya kita di dunia ini benar-benar ada yang menciptakan. Ya, kita, manusia, dan alam raya ini, semuanya makhluk atau ciptaan dari Yang Mahakuasa. Dialah Allah Swt., Rabb al-Mudabbir (Sang Maha Pengatur), yang telah menciptakan semuanya.

 

Trus, bertanyalah pada diri kita, tujuan kita diciptakan untuk apa sih? Siapa yang paling tahu tujuan manusia diciptakan? Tentu saja, Dia Sang Maha Pencipta. Maka bertanyalah kepada Allah Swt., untuk apa sih manusia diciptakan. Maka, kamu bakal menemukan di dalam ayat Al-Quran sebagai wahyu dari-Nya, di dalam surat Adz-Dzariyat 56, "Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah."

 

So, manusia diciptakan oleh Allah Swt. bukan untuk berfoya-foya, seperti pepatah mengatakan hidup muda senang-senang, tua kaya raya, kalau mati masuk surga. Falasafah ini bisa menyesatkan dan tentu tidak Islami. Hidup kita di dunia ini bukan tuk senang-senang guys... bukan pula cari sensasi, atau popularitas seperti selebritis yang bertingkah rusak dan memalukan. Tapi, inget Allah Swt. yang telah nyiptain kita udah ngasih tahu bahwa manusia diciptakan itu untuk ibadah. Ya, untuk ibadah dan bukan yang lain.

 

Tinggal persoalannya, apa sih ibadah itu. Kamu musti tahu dan memahami makna ibadah. Kalau nggak bisa berabe. Sebut saja, seperti yang di awal kita ceritain, bahwa tujuan hape dibuat itu untuk SMS. Kalau kamu nggak ngerti apa itu SMS, wah bisa salah kaprah nantinya. Misal aja, "Bi, hape tuh buat apa sih?", "Buat SMS-an de," kata si bibi. "SMS-an itu apaan sih bi?", tanya kita misalkan. "Itu kalo ada anjing yg lewat SMS-in (lemparinn) aja pake hape ini," jawab si bibi. Kalau si bibi ngejawab gitu kira-kira hape tuh sesuai gak dengan dibuatnya hape? Nggak kan.

 

Nah, sama, kamu selaku manusia yang diciptakan ama Allah Swt. untuk beribadah musti ngerti dan paham makna ibadah tersebut. Jadi apa sih ibadah itu? Apa sebatas sholat lima waktu? Atau sebatas shoum di bulan Ramadhan dan Zakat? Atau berzikir dan berdoa saja? Tentu saja bukan hanya itu. Itu semua bagian dari salah satu aktivitas ibadah, tetapi sekali lagi bukan hanya itu. Singkatnya ibadah itu taat ama perintah dan larangan Allah Swt. atau ibadah itu ya taat pada Islam. Islam kan aturan yang diturunkan oleh Allah Swt.

 

Cuma persoalannya, apa Islam itu bro. Islam = Isya, Shubuh, Lohor, Ashar, Maghrib, apa sebatas ini? Sekiranya Islam itu hanya lima waktu, taroh saja setiap sholatnya menghabiskan waktu 5 menit. Berarti jumlah semuanya yang lima waktu = 5 x 5 menit = 25 menit. Sementara kamu tahu kan hidup itu adalah perjalanan waktu. Satu hari menempuh sekitar 24 jam. Kalau yang dimaksud Islam atau ibadah itu cuma yang lima waktu, berarti 25 menit kita. ibadah. Berarti sisanya, yakni 24 jam dikurangi 25 menit atau 23 jam 35 menit manusia gunakan untuk apa? Padahal kita tahu tujuan manusia diciptakan adalah untuk ibadah. Walhasil, ibadah yakni taat pada Islam bukan hanya sebatas sholat, karena Islam bukan hanya shiolat. Melainkan Islam itu adalah dien yang mencakup segala aspek kehidupan, baik hubungan manusia dengan penciptanya, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan mengatur hubungan manusia dengan sesaman. Semua aspek tadi telah diatur oleh Islam. So, hidup kamu ibadah, artinya semua aspek kehidupan kamu, hari-hari kamu musti taat pada Islam dalam seluruh aspek hidup.

 

Nah, dari sini jelaskan what your purpose? Buat apa tujuan kamu hidup? Jawabannya adalah bahwa kita manusia hidup di dunia ini untuk beribadah, yakni menaati Allah Swt. atau tunduk pada Islam dalam segala aspek kehidupan. So, biar kamu bisa taat pada Islam, maka mau tidak mau kita musti kenali Islam apa adanya. So, kita musti ngaji alias belajar Islam. Okay gusy!!!! Catet....! [M] 

Komentar (2)add comment

arfah said:

Hidup dalam Naungan Khilafah atau mati sebagai syuhada
 
laporkan penyalahgunaan
vote down
vote up
December 05, 2009 | url
Votes: -1

Lukman said:

It's totaly true, bro!
Ngomongin tujuan hidup, saya jadi inget film 'little of tears' yang menceritakan kehidupan seorang remaja yang menderita penyakit yang aneh! penyusutan otak kecil (cerebellum). penyakit yang di sebut 'spinocerebellar degeneration disease' ini ti dak dapat disembuhkan!!
banyak hal yang terjadi sebelum ia mati karena penyakitnya itu.

setiap hari ia menulis diary...
dalam diary-nya itu ia menulis; "mother, what is my purpose for living?" saya kira dia tidak menemukan apa itu tujuhan hidupnya..

jadi, beruntunglah orang yang sudah tahu tujuan hidupnya. beruntunglah kita sebagai pemuda muslim. karenanya kita sadar apa tujuan hidup kita. namun ingat saat ini umat dalam kegelapan. ayo kita bangunkan mereka! jangan menyerah!
karena kita umat yang terlahir dengan sejarah yang besar, olh karena itu kita bertanggung jawab atas mengukir sejarah yang baru.

ehm kalo pesen "SOA" sih: apakah kita akan mengukir sejarah atau menjadi sejarah.
tentukan pilihan, bro!
smilies/grin.gif
 
laporkan penyalahgunaan
vote down
vote up
December 30, 2009
Votes: +1

Tulis komentar kamu
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
kecil | besar

busy
 
News image

Para Pelajar Kembali Bicara: From Ramadhan With Love

Para pelajar dan anak muda Majalengka kembali berkumpul dan berbicara. Menjelang sepuluh terakhir Ramadhan, tak disia-siakan oleh para... Read more

News image

Para Orator Pelajar: Merdekakan Remaja dari Cengkraman Penjajah Budaya Barat!

Tujuh belas agustusan mungkin biasanya bagi para remaja berpesta ria memeriahkan kemerdekaan dengan hura-hura, tetapi tidak bagi para... Read more

News image

MP3: Sejarah Darah dan Sampah - Lagu Thufail Al Ghifari

Keren....keren...keren..... ajib banget...pas deh di 17 AGUSTUSAN nih... Tuk sedikit merenung tentang negeri mayoritas Muslim terbesar di dunia... Read more

News image

Corat-Coret: Budaya Sampah!!!

Sobat muda, hari-hari yang menegangkan itu pun  tiba. Bukan deg-degan lagi, tetapi sudah hip hip hura atawa hip... Read more

News image

Dag, Dig, Dug...!!

Buletin MusliMudA Edisi 04/Th.0I/Maret 2010 M - Rabiul Akhir 1431 HHalo sobat, kita mo kasih kuiz nih, spesial... Read more

News image

Welcome the New REAL AVATAR!

Buletin Muslimuda Edisi 03/Th.01/Maret2010-Rabiul Awal 1431 H - "Air,  Api, Tanah, dan Udara, dahulu keempat negara hidup dengan... Read more

News image

Where Are The Real Heroes?

Setiap ada para penjahat, pastilah ada kejahatan. Setiap ada kejahatan, pastilah ada para pahlawan. Ada Joker, pasti ada kerusakkan dan pembunuhan.... Read more

News image

What's Your Purpose?

Apa sih tujuan kamu? Pertanyaan sederhana ini, mungkin sebagian orang menganggap sepele, tetapi pertanyaan ini amatlah mendasar.  Boleh aja kamu iseng-iseng... Read more

News image

Keutamaan Sahabat

Dari Abu Sa'id al-Khudri, Rasulullah saw bersabda: Akan datang suatu masa kepada manusia, dimana sekelompok orang berangkat berperang lalu ditanyakan: “Adakah... Read more